![]() |
| (Dokumentasi Kegiatan SAJ/foto:Adrian) |
Seminar ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan
peserta dalam menentukan news angle yang tepat serta menyusun liputan yang
kritis, faktual, dan relevan. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu
mendorong peserta untuk tidak sekadar menjadi konsumen informasi, tetapi juga
mampu mengolah dan menyajikan informasi secara bertanggung jawab.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan persiapan panitia, kemudian
dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara (MC) dan menyanyikan lagu kebangsaan
Indonesia Raya. Rangkaian kegiatan berlanjut dengan sambutan Ketua Pelaksana
sebelum memasuki sesi utama, yakni pemaparan materi oleh narasumber. Materi
yang disampaikan memberikan pemahaman mengenai teknik peliputan, penentuan
sudut pandang berita, serta pentingnya membangun karya jurnalistik yang kritis
di tengah perkembangan media digital. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi
foto bersama.
Antusiasme peserta turut terlihat sepanjang kegiatan. Salah seorang
peserta, Nisa Risalatul Jannah, menilai seminar tersebut memberikan
pengalaman dan wawasan yang bermanfaat bagi pelajar yang ingin memahami dunia
jurnalistik.
"Acara bagus, penuh motivasi, dan sangat membantu kami selaku pelajar untuk mempelajari cara menjadi wartawan atau reporter yang baik," ujar Risa
Sementara itu, Ramadhani Ifani Putri, selaku panitia
berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi
muda yang memiliki daya kritis dan tidak mudah terjebak informasi palsu yang
beredar di media sosial.
"Saya berharap acara ini bisa menjadi jembatan menuju para pelajar atau mahasiswa yang kritis dan tidak mudah percaya kepada hoaks media sosial," Ujar Fani
Melalui seminar tersebut, LPM Mahraja Universitas Wiraraja
menegaskan pentingnya literasi jurnalistik sebagai bekal menghadapi ekosistem
informasi yang bergerak cepat. Kemampuan menentukan news angle, melakukan
verifikasi, serta menyajikan fakta secara berimbang menjadi fondasi penting
bagi lahirnya karya jurnalistik yang berkualitas dan dapat
dipertanggungjawabkan.
Penulis: Adrian Iskandar Alexander
Editor: LPM Maharaja

0 Komentar