LPM Maharaja UNIJA Gelar Seminar Jurnalistik, Dorong Mahasiswa Kritis Hadapi Arus Informasi Digital

(Dokumentasi Kegiatan SAJ/foto:Adrian)
Madura, Sumenep, LPM Maharaja—Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Maharaja Universitas Wiraraja menggelar seminar Strengthening Academic Journalism dengan mengusung tema “Teknik Peliputan: Menentukan News Angle dan Membangun Liputan yang Kritis di Era Digital” pada (29/08/2026). Kegiatan yang berlangsung di Pagar Batu, Sumenep, tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi peserta untuk memperkuat kemampuan jurnalistik sekaligus membangun sikap kritis dalam menyikapi derasnya arus informasi digital.

Seminar ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menentukan news angle yang tepat serta menyusun liputan yang kritis, faktual, dan relevan. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong peserta untuk tidak sekadar menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu mengolah dan menyajikan informasi secara bertanggung jawab.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan persiapan panitia, kemudian dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara (MC) dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Rangkaian kegiatan berlanjut dengan sambutan Ketua Pelaksana sebelum memasuki sesi utama, yakni pemaparan materi oleh narasumber. Materi yang disampaikan memberikan pemahaman mengenai teknik peliputan, penentuan sudut pandang berita, serta pentingnya membangun karya jurnalistik yang kritis di tengah perkembangan media digital. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.

Antusiasme peserta turut terlihat sepanjang kegiatan. Salah seorang peserta, Nisa Risalatul Jannah, menilai seminar tersebut memberikan pengalaman dan wawasan yang bermanfaat bagi pelajar yang ingin memahami dunia jurnalistik.

"Acara bagus, penuh motivasi, dan sangat membantu kami selaku pelajar untuk mempelajari cara menjadi wartawan atau reporter yang baik," ujar Risa

Sementara itu, Ramadhani Ifani Putri, selaku panitia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang memiliki daya kritis dan tidak mudah terjebak informasi palsu yang beredar di media sosial.

"Saya berharap acara ini bisa menjadi jembatan menuju para pelajar atau mahasiswa yang kritis dan tidak mudah percaya kepada hoaks media sosial," Ujar Fani

Melalui seminar tersebut, LPM Mahraja Universitas Wiraraja menegaskan pentingnya literasi jurnalistik sebagai bekal menghadapi ekosistem informasi yang bergerak cepat. Kemampuan menentukan news angle, melakukan verifikasi, serta menyajikan fakta secara berimbang menjadi fondasi penting bagi lahirnya karya jurnalistik yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Penulis: Adrian Iskandar Alexander

Editor: LPM Maharaja


0 Komentar