![]() |
| (Dokumentasi Seminar Healing Attachment/foto:Adrian) |
Kegiatan diawali dengan seminar yang menghadirkan pembahasan
seputar isu kesehatan mental. Usai seminar berakhir, peserta langsung diajak
mengikuti sesi nonton bersama film Kukira Kau Rumah. Antusiasme peserta
terlihat sejak awal hingga akhir pemutaran film yang mengangkat pesan tentang
pentingnya empati, komunikasi, dan dukungan bagi individu yang tengah
menghadapi persoalan kesehatan mental.
Ketua Pelaksana, Eva, mengatakan bahwa kegiatan tersebut
tidak hanya bertujuan memberikan hiburan, tetapi juga menjadi media edukasi
bagi masyarakat mengenai pentingnya memahami kondisi psikologis seseorang.
"Melalui kegiatan nonton bareng Kukira Kau Rumah, kami berharap peserta tidak hanya menikmati alur cerita, tetapi juga memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya kesehatan mental, empati, komunikasi, dan dukungan bagi orang-orang di sekitar kita. Semoga kegiatan ini menjadi ruang untuk belajar, berbagi perspektif, dan menumbuhkan kepedulian terhadap diri sendiri maupun sesama," ujarnya.
Salah seorang peserta, Muhajir, mengaku mendapatkan
pengalaman yang berkesan selama mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Menurutnya, selain memperoleh wawasan baru melalui seminar, film yang diputar
juga menghadirkan pesan moral yang mampu memotivasi serta mempererat rasa
kekeluargaan di antara peserta.
"Saya merasa senang dan bahagia atas terselenggaranya agenda ini. Di sini saya mendapat banyak pelajaran, termotivasi oleh pesan yang disampaikan dalam film, dan juga merasakan suasana kekeluargaan, khususnya bersama mahasiswa," tuturnya.
Melalui penyelenggaraan Seminar Healing Attachment, Mahasiswa
Psikologi Angkatan 2023 berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan
pentingnya memahami pola kelekatan (attachment) sebagai salah satu fondasi
dalam membangun hubungan interpersonal yang sehat serta mendukung terciptanya
kesehatan mental yang lebih baik.
Penulis: Adrian Iskandar Alexander
Editor: LPM Maharaja

0 Komentar