![]() |
| (Dokumentasi Lomba Teater PIK-R/foto:Adrian) |
Lomba tersebut bertujuan
mengembangkan potensi generasi muda di bidang seni pertunjukan, meningkatkan
kreativitas, serta mendorong keberanian peserta dalam menyampaikan ide, kritik,
dan gagasan melalui media teater. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini
juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi antarpelajar sekaligus menjadikan
seni sebagai media edukasi yang komunikatif bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan
registrasi ulang seluruh peserta, kemudian dilanjutkan dengan persiapan teknis
untuk memastikan seluruh perlengkapan panggung dan kebutuhan perlombaan siap
digunakan. Acara resmi dibuka oleh pembawa acara (MC), dilanjutkan dengan
menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Wiraraja, dan Mars PKBN. Memasuki sesi
pembukaan, Ketua Pelaksana menyampaikan prakata mengenai tujuan penyelenggaraan
kegiatan, kemudian disusul sambutan Ketua Umum dan Pembina yang memberikan
motivasi kepada seluruh peserta agar menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap
menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai seni.
Sebelum perlombaan dimulai, panitia
menjelaskan tata tertib, mekanisme perlombaan, durasi penampilan, serta
melakukan pengundian nomor urut tampil bagi setiap tim. Setelah seluruh
ketentuan dipahami, peserta diberikan waktu untuk melakukan persiapan sebelum
naik ke atas panggung. Perlombaan kemudian berlangsung secara bergantian sesuai
nomor urut yang telah ditetapkan. Setiap tim menampilkan pertunjukan teater
dengan konsep dan pesan yang beragam, sementara panitia melakukan pergantian
properti panggung setelah masing-masing penampilan selesai hingga seluruh
peserta tampil. Seusai seluruh pertunjukan, dewan juri melaksanakan rapat
penilaian sebelum dilanjutkan dengan pengumuman pemenang, penyerahan trofi,
sertifikat, dan penghargaan kepada para juara. Kegiatan kemudian ditutup dengan
sesi foto bersama antara pemenang, dewan juri, peserta, dan panitia.
Ketua Pelaksana, Aidil Idham,
berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga
mampu melahirkan gagasan-gagasan yang membawa perubahan positif.
"Harapan saya lomba teater ini bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi langkah awal dalam menyampaikan ide-ide, gagasan, dan kritik yang nantinya bisa mengubah Indonesia, khususnya Jawa Timur, menjadi lebih baik," ujarnya.
Hal senada disampaikan Sasmita
selaku Badan Pengurus Harian (BPH) UKM PIK-R Maharaja. Ia berharap pesan
mengenai Triad Genre dapat lebih mudah dipahami masyarakat melalui media
seni. Menurutnya, karya teater merupakan sarana sosialisasi yang lebih menarik,
khususnya bagi kalangan remaja, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima
dengan lebih efektif.
Sementara itu, salah satu peserta,
Zaki dari MA 1A, mengapresiasi jalannya perlombaan. Ia menilai kegiatan
berlangsung dengan baik dan memberikan kesan positif terhadap pelayanan
panitia.
"Saya merasa senang mengikuti lomba ini. Panitianya ramah sehingga peserta merasa nyaman selama kegiatan berlangsung. Semoga tahun depan acaranya bisa lebih meriah lagi," ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan Lomba Teater
Se-Jawa Timur ini, PIK-R Maharaja Universitas Wiraraja berharap seni teater
dapat terus berkembang sebagai media edukasi, penyampaian kritik sosial, serta
ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan membangun kepedulian
terhadap berbagai persoalan di masyarakat.
Reporter: Adrian Iskandar Alexander
Editor: LPM Maharaja

0 Komentar