DKV Universitas Wiraraja Resmi Buka SOMA 2026, Hadirkan Ruang Kolaborasi Seni Kreatif Madura

 

(Dokumentasi SOMA DKV/foto:Adrian)
Madura, Sumenep, LPM Maharaja — Himpunan Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Wiraraja resmi membuka Spectrum of Madurace Art (SOMA) 2026 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jumat (17/7/26). Kegiatan tahunan tersebut kembali digelar sebagai ruang kolaborasi bagi mahasiswa, pelajar, seniman, dan masyarakat dalam mengembangkan serta mengapresiasi kreativitas yang lahir dari Pulau Madura.

Mengusung semangat kolaborasi dan inovasi, pembukaan SOMA 2026 diawali dengan registrasi tamu undangan yang kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video kilas balik perjalanan Pameran DKV Vol. I hingga Vol. IV beserta bumper SOMA. Tayangan tersebut menjadi pembuka sekaligus pengingat atas konsistensi DKV Universitas Wiraraja dalam menghadirkan ruang apresiasi bagi karya-karya kreatif mahasiswa.

Suasana semakin semarak saat Sanggar Cemara menampilkan tari pembuka yang menggambarkan kekayaan seni dan budaya Madura. Penampilan tersebut menjadi pengantar sebelum Master of Ceremony (MC) membuka rangkaian acara secara resmi.

Ketua Pelaksana, Andika Priyas Prayoga, dalam sambutannya menegaskan bahwa SOMA bukan sekadar pameran karya, melainkan ruang bersama yang mempertemukan berbagai elemen untuk saling bertukar gagasan dan membangun ekosistem industri kreatif di Madura. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Dukungan terhadap penyelenggaraan SOMA juga datang dari jajaran pimpinan Universitas Wiraraja. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dr. Rillia Aisyah Haris, S.AP., M.AP., mengapresiasi dedikasi mahasiswa DKV yang terus menghadirkan karya-karya kreatif sebagai bentuk implementasi pembelajaran sekaligus kontribusi terhadap perkembangan seni dan budaya daerah.

Sementara itu, Rektor Universitas Wiraraja, Dr. Sjaifurchman, S.H., C.N., M.H., mengajak mahasiswa untuk terus mempertahankan semangat berkarya dan berinovasi. Menurutnya, kreativitas mahasiswa perlu terus didorong agar mampu menjadi identitas yang membawa nama Madura lebih dikenal di tingkat nasional.

Sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan, Rektor bersama Dekan secara resmi membuka Spectrum of Madurace Art (SOMA) 2026. Prosesi tersebut dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada sponsor dan media partner sebagai bentuk apresiasi atas dukungan yang diberikan terhadap penyelenggaraan acara.

Selain pameran karya, SOMA 2026 juga menghadirkan Workshop Accessories yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar secara langsung mengenai proses kreatif dalam pembuatan aksesori. Bersamaan dengan itu, area pameran resmi dibuka untuk masyarakat umum yang ingin menikmati beragam karya mahasiswa DKV Universitas Wiraraja.

Ketua DPM-KM Universitas Wiraraja, Alvinatul Umami, menilai SOMA telah menjadi agenda yang mampu mempertahankan eksistensinya melalui inovasi yang terus berkembang setiap tahun.

"Acara ini sangat luar biasa dan telah dilaksanakan setiap tahunnya dengan kreativitas serta inovasi yang terkemas di dalam acara tersebut. Acara SOMA ini menjadi wadah kolaborasi yang sangat baik untuk mengapresiasi ide-ide mahasiswa," ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh salah satu panitia, Auliya, yang berharap SOMA terus berkembang dan memberikan dampak lebih luas bagi dunia kreatif di Madura.

"Saya harap SOMA ke depannya lebih lancar dan semakin sukses, serta semakin banyak karya yang dapat kami buat agar semakin dikenal khalayak umum, tidak cuma di Sumenep saja tetapi juga di luar Sumenep," katanya.

Melalui penyelenggaraan SOMA 2026, DKV Universitas Wiraraja kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ruang kreatif yang inklusif. Tidak hanya menjadi ajang pameran karya, SOMA juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas komunitas, memperluas apresiasi terhadap seni lokal, serta mengangkat potensi kreatif Madura agar semakin dikenal di tingkat regional maupun nasional.

 

Penulis: Adrian Iskandar Alexander

Editor: LPM Maharaja


0 Komentar