Wisata Mangrove Kebundadap Timur: Potensi Besar yang Masih Membutuhkan Pembenahan

(Wisata Mangrove KEDATIM) 

Madura, Sumenep, LPM Maharaja – Wisata Mangrove yang terletak di Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep merupakan salah satu destinasi wisata alam yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Keberadaan hutan mangrove yang masih terjaga menjadikan kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat dan pelajar.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada 10 Juni 2026, kondisi alam di sekitar kawasan wisata masih terpelihara dengan baik. Pemandangan hutan mangrove yang asri serta suasana yang tenang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati wisata berbasis alam. Selain itu, kawasan ini juga pernah dimanfaatkan sebagai lokasi penelitian oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah permasalahan yang perlu mendapat perhatian. Beberapa fasilitas wisata terlihat kurang memadai dan membutuhkan perbaikan. Kondisi jalan menuju lokasi wisata juga perlu ditingkatkan untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Selain itu, beberapa spot foto yang sebelumnya menjadi daya tarik wisatawan terlihat mengalami kerusakan sehingga mengurangi nilai estetika kawasan wisata.

Ian, salah satu karyawan Wisata Mangrove, menjelaskan bahwa daya tarik utama wisata ini terletak pada konsep wisata alam dan edukasi yang dimilikinya. Menurutnya, pengelola perlu menambah spot swafoto atau spot foto yang menarik karena fasilitas tersebut menjadi salah satu faktor yang banyak diminati pengunjung saat ini.

Senada dengan hal tersebut, Fahim selaku penjaga loket menyampaikan bahwa jumlah pengunjung pada bulan Juni 2026 belum dapat dipastikan. Namun, keramaian biasanya terjadi pada akhir pekan dan didominasi oleh pengunjung yang datang untuk memancing. Ia juga menilai bahwa perbaikan infrastruktur jalan serta merefleksikan spot foto yang rusak perlu segera dilakukan guna meningkatkan kenyamanan dan daya tarik wisata.

Sebagai upaya meningkatkan jumlah kunjungan, kawasan Wisata Mangrove juga pernah dijadikan lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan dan perlombaan yang didukung oleh pemerintah daerah, salah satunya lomba memancing. Kegiatan semacam ini dinilai mampu menarik minat masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi wisata mangrove kepada khalayak yang lebih luas.

Melihat potensi yang dimiliki, Wisata Mangrove Kebundadap Timur sebenarnya memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Sumenep. Namun pengembangan tersebut perlu didukung dengan peningkatan fasilitas, perbaikan infrastruktur, serta pengelolaan yang lebih optimal. Dengan langkah-langkah tersebut, wisata ini tidak hanya mampu menarik lebih banyak pengunjung, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi sekitar masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan yang menjadi aset utama.

Penulis: Achmad Nofal Firdaus

Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Program Studi : Administrasi Publik



0 Komentar