![]() |
| (Dokumentasi malam ke-2 acara sekardaya/foto:Adrian) |
Madura, Sumenep, LPM Maharaja—Malam ke-2 Acara “Topeng: Rupa yang Disembunyikan, Suara yang Dinyalakan” kembali digelar pada Sabtu (23/05/2026), di lapangan Universitas Wiraraja sebagai lanjutan dari rangkaian kegiatan Sekardaya 2026 yang berlangsung selama tiga malam. Kegiatan ini diselenggarakan oleh UKM Sanggar Cemara bersama mahasiswa Desain Komunikasi Visual dengan menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya dari sejumlah komunitas dan institusi pendidikan.
Acara ini didukung oleh berbagai penyaji, di antaranya UKM Fataria dari UIN Pamekasan, Film HIMAFISI dari Universitas Jember, Teater KATES SMANSA, Tari UKM Sanggar Cemara, serta pameran karya DKV, topeng, mural, dan berbagai karya seni lainnya.
Kegiatan dimulai dengan absensi peserta dan tamu undangan yang hadir di lokasi acara. Setelah itu, para penonton disuguhkan penayangan video perkenalan panitia serta trailer Sekardaya 2026 yang menampilkan gambaran rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan. Suasana acara semakin meriah setelah pembawa acara, Yasfa dan Syauqi, membuka kegiatan secara resmi di hadapan seluruh peserta.
Penampilan pertama dibawakan oleh Teater Fataria dari UIN Pamekasan yang berhasil menarik perhatian penonton melalui pertunjukan teater yang penuh makna. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemutaran film pendek dari HIMAFISI Universitas Jember yang menghadirkan karya visual kreatif dan edukatif. Setelah itu, Teater KATES dari SMANSA turut menampilkan pertunjukan teater yang menghibur dan mendapat sambutan meriah dari penonton. Kegiatan seni kembali dilanjutkan dengan penampilan lain dari Universitas Jember yang semakin menambah semarak acara, terakhir penampilan tari dari UKM Sanggar Cemara sebagai penutup.
Salah satu narasumber, ABD. Jamil Assyauqi, mengungkapkan kesannya terhadap Sekardaya 2026. Ia menilai acara tersebut sangat luar biasa karena dikemas secara besar dan tertata rapi oleh Sanggar Cemara.
"Konsep acara yang dipersiapkan sangat sistematis dengan berbagai detail menarik membuat kegiatan tersebut terasa seru dan berkesan bagi para penonton. Semakin malam, penampilan yang disuguhkan semakin seru dan menarik untuk ditonton dan tentunya tidak membuat ngantuk penonton". Ujarnya
Sementara itu, Riyadi selaku ketua pelaksana menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian Sekardaya 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan kesan menyenangkan bagi para pengunjung.
"Kegiatan yang telah dilaksanakan tidak hanya pertunjukan seni, tetapi juga lomba baca puisi Semadura serta workshop tari dengan pemateri dari Jerman yang sengaja diundang ke Universitas Wiraraja untuk menghibur para penonton dan memeriahkan acara ini. Saya pribadi dan seluruh panitia berharap kegiatan Sekardaya di tahun-tahun berikutnya dapat berkembang lebih besar dan lebih meriah lagi". Ujarnya
Melalui kegiatan ini, UKM Sanggar Cemara bersama Prodi DKV Universitas Wiraraja berharap seni dan budaya lokal dapat terus berkembang, dikenal luas oleh masyarakat, serta menjadi wadah kreativitas generasi muda dalam mengekspresikan karya dan kecintaan terhadap budaya Indonesia.
Penulis: Reva Permatasari Alexander
Editor: LPM Maharaja

0 Komentar