perempuan dalam pandangan berbeda


Berbicara tentang perempuan tentu banya sekali perbedaan entah itu yang mengarah pada negatif maupun positif, dilansir dari kemenppa kasus pelecehan terhadap perempuan sebanyak 13 kali sedangkan pada prevalensi kasus kekerasan terhadap perempuan 7,2% hal ini menunjukkanmu betapa minimnya perlindungan perempuan, padahal jika mengartikan perempuan dalam bahasa Jawa kuno/ Melayu berasal dari kata "empu" Yang berarti dihormati, bahkan dalam alquran kata perempuan disebutkan sebanyak 57 kali dan sama halnya juga rijal (Laki-laki), hal ini menunjukkan posisi yang setara sehingga tidak ada ketimpangan sosial. 

    Perempuan yang memiliki fondasi spiritual yang kuat, otak yang terisi, dan karier yang mandiri adalah sosok yang unstoppable mereka bukan lagi penumpang dalam hidup tapi mereka pemilik maskapainya, iman itu ibarat asuransi jiwa yang preminya dibayar pakai doa tanpa iman seseorang akan kehilangan arah, iman adalah navigasi perempuan yang punya value, mereka tahu bahwa kecantikan luar bisa pudar dengan usia tapi ketenangan batin yang bersumber dari iman akan terpancar sebagai Aura mahal. Perempuan yang sudah cukup dengan Tuhannya tidak akan mengemis cinta dan perhatian pada manusia. Bukan hanya iman perempuan juga butuh pendidikan sebagai pondasi hidupnya, pendidikan bukan hanya sekedar gelar di belakang nama, tapi soal kapasitas analisis. Pendidikan membuat seseorang mampu membaca strategi, mengelola emosi dan mengambil keputusan strategis, sementara disini perempuan yang yang terpelajar adalah ancaman bagi pria yang ingin mendominasi tapi dambaan bagi setiap pria yang ingin membangun dinasti. 

       Karier perempuan adalah bentuk berdikari (berdiri diatas kaki sendiri) setiap perempuan yang mempunyai karier mereka punya saya tawar "money can buy happiness,but it can buy a plane ticket and premium skincare, which is basically the same thing when you're stressed". Saat perempuan berfokus pada iman, pendidikan dan karier maka akan secara otomatis memancarkan frekuensi high value, level tertinggi dari seorang perempuan adalah ketika dia tidak butuh siapapun untuk membuktikan kehadirannya, namun dengan kehadiraannya menjadi berkah bagi siapa pun yang ada didekatnya. Tetaplah bertakwa, tetaplah pintar, tetaplah mandiri dan tetaplah berkelas


Penulis: Nurul Intan Aulia

Editor: LPM Maharaja

0 Komentar