Sinergi pemerintah Desa laok jang jang dengan mahasiswa KKN universitas Wiraraja, dalam penguatan dan kelestarian lingkungan

 

(Dokumentasi KKN UNIJA di desa Laok jang jang/foto: Herman)

Madura, Sumenep, LPM Maharaja–Desa Laok Jang-Jang yang terletak di kecamatan arjasa, menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan penanaman 100 pohon yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiraraja (Unija) pada tanggal 1 januari 2026. Lokasi penanaman terbagi menjadi 6  titik, dengan jenis pohon keras dan berbuah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja unggulan KKN yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ruang hijau.

Kepala Desa Laok Jang-Jang, Rahmad Hasani menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan kepedulian mahasiswa KKN Universitas Wiraraja melalui program penanaman pohon tersebut. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan memiliki dampak jangka panjang terhadap kelestarian lingkungan desa.

“Saya selaku Kepala Desa Laok Jang-Jang sangat mengapresiasi program kerja penanaman 100 pohon yang dilaksanakan oleh kelompok KKN Universitas Wiraraja. Harapan besar saya, penanaman pohon ini dapat memberikan manfaat bagi orang banyak serta menjaga kelestarian lingkungan di desa kami,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan harapan agar Universitas Wiraraja dapat kembali menempatkan mahasiswa KKN di Desa Laok Jang-Jang pada tahun-tahun mendatang, mengingat kontribusi positif yang telah diberikan kepada masyarakat desa.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh ibu Sama Ketua PKK Desa Laok Jang-Jang. Ia menilai program penanaman 100 pohon ini sangat selaras dengan fokus pembangunan yang dicanangkan oleh Ketua PKK Kabupaten Sumenep, khususnya dalam aspek pelestarian lingkungan hidup. 

Terakhir Koordinator Desa (Kordes) KKN Desa Laok Jang-Jang Universitas Wiraraja, Herman Susanto menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan bentuk gerakan nyata mahasiswa dalam merespons isu lingkungan di tingkat desa.

“Ini bukan sekadar program seremonial, tetapi aksi kolektif untuk membangun kesadaran ekologis dan tanggung jawab bersama. Mahasiswa hadir, bekerja, dan bergerak bersama masyarakat demi keberlanjutan lingkungan Desa Laok Jang-Jang,” tegasnya.

 Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

 
Penulis: Herman Susanto

Editor: LPM Maharaja

0 Komentar