Cegah Kecanduan Gadget Sejak Dini, KKN Unija Gelar Edukasi Anak di Desa Bunbarat

(Dokumentasi Edukasi di desa bunbarat/foto:Fajar)


Madura, Sumenep, LPM Maharaja–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep menggelar kegiatan edukasi pencegahan kecanduan gadget pada anak di Desa Bunbarat, Kecamatan Rubaru, Sumenep, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pendampingan langsung kepada orang tua dalam mengawasi serta membatasi penggunaan gadget anak.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menjelaskan berbagai dampak penggunaan gadget secara berlebihan terhadap tumbuh kembang anak, mulai dari menurunnya konsentrasi belajar hingga berkurangnya interaksi sosial. Edukasi kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung penggunaan aplikasi pengawasan orang tua (parental control) sebagai solusi pengendalian penggunaan gadget di rumah.

Orang tua dibimbing secara langsung oleh mahasiswa, mulai dari proses mengunduh aplikasi, pengaturan fitur pembatasan waktu layar, penyaringan konten, hingga pemantauan aktivitas penggunaan gadget anak. Pendekatan ini dilakukan agar orang tua tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari.

Koordinator KKN Universitas Wiraraja, Bagas Fajar Saputra, menyampaikan bahwa edukasi berbasis praktik ini bertujuan memberikan bekal nyata kepada orang tua dalam menghadapi tantangan pengasuhan anak di era digital.

“Gadget sebenarnya memiliki manfaat, namun jika digunakan tanpa batasan dapat menimbulkan dampak negatif. Karena itu,kami ingin orang tua memiliki alat dan pengetahuan yang bisa langsung digunakan. Dengan pendampingan ini, diharapkan pengawasan penggunaan gadget anak dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Salah satu warga Desa Bunbarat menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat membantu, khususnya bagi orang tua yang selama ini masih kesulitan mengontrol penggunaan gadget pada anak. Menurutnya, pendampingan langsung dalam penggunaan aplikasi pengawasan membuat orang tua lebih percaya diri dan tidak lagi merasa kebingungan dalam membatasi aktivitas anak saat menggunakan gadget.

Selain kegiatan edukasi, mahasiswa KKN juga menyelenggarakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, berupa pengecekan tekanan darah dan kadar gula darah. Layanan tersebut mendapat antusiasme warga dan menjadi pelengkap kegiatan yang menyentuh aspek pendidikan keluarga sekaligus kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Wiraraja berharap dapat mendorong terbentuknya pola pengasuhan yang lebih sehat dan seimbang, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Bunbarat selama pelaksanaan KKN. 

Pemerintah Desa Bunbarat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi mahasiswa KKN Universitas Wiraraja. Menurutnya, program tersebut sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, terutama dalam membantu orang tua menghadapi perubahan pola pengasuhan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. 


Penulis: Ufa Ismawati

Editor: LPM Maharaja


 

0 Komentar